Profile

Join date: Jan 7, 2022

About
0 Like Received
0 Comment Received
0 Best Answer



3 Tipe Trader Berdasarkan Profil Risiko


Setiap trader tentunya memiliki tipe atau kepribadiannya masing-masing dalam menjalankan investasi mereka. Secara umum, terdapat 3 tipe trader yang terbagi berdasarkan profil risiko mereka. Apa saja? Yuk simak artikel berikut ini!


Tipe Konservatif


Tipe konservatif adalah tipe trader yang memiliki profil risiko rendah. Trader tipe ini cenderung ingin “bermain aman” terhadap bot trading yang mereka lakukan. Dengan kata lain, mereka cenderung memilih masuk pasar ketika peluang benar-benar sudah terlihat dan tidak pernah ingin mengambil risiko yang besar.


Trader bertipe ini umumnya tidak terlalu mempermasalahkan imbal hasil trading yang kecil, asalkan trading yang mereka lakukan dapat aman dan konsisten. Namun, trader bertipe ini terkadang juga dibayang-bayangi kondisi keraguan akibat terlalu lama menimbang-nimbang keputusan trading mereka. Terkadang, kesulitannya adalah mereka sulit untuk berpikir objektif.


Oleh karena itu, untuk mengatasi ini, trader yang memiliki tipe konservatif harus sering-sering riset pasar agar mereka tidak ketinggalan peluang yang akan muncul. Dengan begitu, analisis yang dilakukan trader konservatif memiliki landasan yang kuat dan mereka dapat memutuskan dengan bijak.


Moderat


Tipe moderat adalah tipe trader dengan profil risiko menengah atau sedang. Trader bertipe ini bisa menerima potensi risiko yang lebih besar dibandingkan trader konservatif. Meskipun begitu, mereka hanya berani mengambil risiko besar jika memang ada kesempatan.


Mereka cenderung lebih berhati-hati dan tahu kapan harus mengambil risiko yang besar tersebut. Trader bertipe ini cenderung memperhitungkan hasil dan risiko terhadap trading yang mereka lakukan, yaitu mereka harus menerima kedua hal tersebut dengan seimbang.


Namun, karena terlalu terpaku pada perhitungan risk & reward, trader bertipe ini terkadang kalah karena volatilitas pasar. Pasar bukanlah sesuatu yang matematis. Volatilitas pasar didasari atas perilaku pasar yang tercermin dalam grafik.


Oleh karena itu, trader bertipe ini disarankan untuk menyesuaikan besaran stop loss dan take profit berdasarkan analisis teknikal, bukan hanya mengandalkan seberapa banyak hasil yang didapat atau risiko yang diterima.


Agresif


Berbeda dengan dua tipe sebelumnya, trader tipe agresif adalah trader dengan profil risiko yang tinggi. Mereka telah siap jika harus kehilangan modal mereka. Umumnya, mereka akan trading pada instrumen yang memiliki volatilitas tinggi.


Trader bertipe ini umumnya merupakan trader berpengalaman yang telah mengetahui seluk-beluk perilaku pasar. Meskipun begitu, trader tipe agresif juga terdapat pada pemula yang tidak bisa mengendalikan emosi mereka ketika trading.


Trader pemula bertipe agresif cenderung membabi-buta melakukan open posisi tanpa pertimbangan fundamental dan teknikal. Oleh karena itu, jika Anda memiliki tipe agresif dan berani mengambil risiko yang besar, disarankan untuk tetap patuh terhadap rencana trading, fundamental, dan juga teknikal. Dengan begitu, Anda berpotensi mendapatkan imbal hasil yang tinggi dari risiko besar yang Anda ambil.


Nah, itulah beberapa pembahasan mengenai tipe trader berdasarkan profil risiko. Pada dasarnya, setiap tipe memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Oleh karena itu, hal yang terpenting adalah bagaimana caranya mengurangi kelemahannya dan meningkatkan kelebihannya. Bagi Anda yang ingin belajar trading lebih dalam, jangan sungkan untuk menghubungi para profesional Mentari Mulia. Para profesional kami akan selalu siap memberikan bimbingan dan edukasi dengan sepenuh hati.

3 Tipe Trader Berdasarkan Profil Risiko

More actions